Games

Showing posts with label Kampus. Show all posts
Showing posts with label Kampus. Show all posts

Wednesday, 14 June 2017

Gelar Roadshow di Makassar, GILS Hadirkan Tiga Pemuda Inspiratif

Peserta Roadshow GILS Makassar, di Daun Coffe Jalan Daeng Tata Raya, Makassar.
YayaNouht, Makassar - Great Indonesia Leaders Summit (GILS) adakan Roadshow dengan tujuan mengajak teman-teman di Sulawesi Selatan, khususnya di Makassar agar turut andil dalam kegiatan GILS yang akan diadakan di Malang tanggal 13-15 Oktober 2017 mendatang. Kegiatan ini berlangsung di salah satu cafe di Kota Makassar, Rabu (14/17).

Tema kegiatan yang diusung cukup menarik, yaitu "Collaborating Indonesia Young Leaders To Succeed Sustainable Development Goals 2030", Menurut Rahmayani selaku Finance Manager Inovator Nusantara, tema ini merupakan gambaran sebagai salah satu langkah yang dilakukan oleh Inovator Nusantara (IN) yang merupakan organisasi kepemudaan tingkat nasional dalam mempersiapkan para putra-putri terbaik Indonesia untuk berkolaborasi dalam menemukan dan membuat suatu terobosan (inovasi) baru yang bersifat nyata bagi masyarakat. Hal ini sesuai dengan tagline IN sendiri “Kolaborasi Karya Kita”. 

Roadshow ini menghadirkan tiga pemateri anak muda inspiratif, pemateri pertama adalah Imam Hidayat (Founder Jejaring Indonesia, Founder Pemuda Sahabat Limbah), pemateri kedua Rahmiana Rahman (Founder SiGI Makassar, Inisiator Floating School) dan pemateri ketiga Rahmayani (Finance Manager Inovator Nusantara sekaligus Mahasiswa Berprestasi tingkat I Universitas Negeri Makassar 2017).

Dalam materinya, pemateri Rahmiana Rahman mengungkapkan bahwa potensi anak muda yang ditunggu GILS adalah pemuda yang bisa berkolaborasi “Kalian adalah para pemuda yang ditunggu oleh GILS untuk berkolaborasi dan berkarya nyata untuk negeri ini, so.. jangan lupa join di GILS yang akan dilaksanakan di Malang pada tanggal 13-15 Oktober 2017 nanti”, Ujarnya.
 
Antusias peserta dalam mengikuti Roadshow ini terlihat dari banyaknya mahasiswa atau pun siswa yang mendaftar dan menghadiri acara tersebut, ada dari STITEK Makassar, SMAN 17 Makassar, PNUP, UNM, UNHAS, Unismuh dan SMK SMAK Makassar. Selain itu nampak juga beberapa komunitas yang turut hadir yakni KOMA Youth Collaboration, Kawan Jamur Makassar (KJM), LPM Profesi UNM, Save Street Makassar, Indonesia Youth Dream (IYD) Reg. Sul-Sel, Indonesia Future Leader (IFL) Reg. Sul-Sel dan LPM BIOma HIMABIO FMIPA UNM. 

Dikesempatan yang sama, Rahmayani selaku penanggungjawab Roadshow menambahkan “Tentunya maksud dari Roadshow ini adalah mengajak teman-teman dari berbagai Universitas yang ada di Makassar untuk turut serta menjadi putra putri terbaik Indonesia dalam berkolaborasi menghasilkan karya nyata bagi masyarakat” Jelasnya kepada awak media seusai kegiatan berlangsung.

Tuesday, 11 April 2017

Tawuran Baik, Prestasi Buruk

Aneh atau tidak, kedengarannya memang aneh jika harus disandingkan apalagi untuk di bandingkan antara tawuran dan prestasi, bayangkan saja jika keduanya bisa berimbang atau prestasilah yang lebih ditonjolkan dimana-mana. Iya, kusebutnya dimana-mana supaya terlihat atau paling tidak on the way viral.

Ketika sesuatu itu bersifat prestasi, sangat sulit mendapatkan ruang untuk di sampaikan ke publik. Ini loh yang kami dapatkan, beginilah output dari hasil bapak/Ibu mendidik kami. Sulit, sukar dan tidak mudah, kami anggapnya seperti itu, untuk menjual dan memahamkan kepada khalayak, tidak segampang mengundang mereka untuk datang pada saat terjadinya tawuran.

Tidak ada niat lain, bahwa tidak semua yang ada dibenak anda itu seperti itu, itu bagian terkecil saja. Kuharap anda mengerti dengan kata-kataku yang tidak beraturan sama sekali.

Di kesempatan yang sama, disaat teman-teman lagi berjuang membawa nama baik identitas mereka juga sibuk bagaimana memuaskan diri untuk membuat identitas itu terpojok, buruk bahkan hina dipandang oleh suatu kelompok tertentu.

Nah, kelompok tertentu ini wajar menilai hal itu, mereka punya bukti dan data yang cukup akurat untuk membuktikan realitas yang terjadi. Jadi, wajar saja.. Ketika identitasmu mulai melekat, lalu kamu berjuang masuk pada kelompok tertentu. Kamu anda malah tidak diterima, kenapa? Sekali lai wajar yaa menurut saya. Itu, karena ulah ketidaksantunan anda menjaga nama baik sendiri.

Menyesal, mungkin iya..!!! Berpuas diri, mungkin juga iyaa..!!! Yah, cukup kami yang merasakan bagaimana positif dan buruknya apa yang telah anda perbuat.

Dengan modal nekat didukung kebobrokan moralitas, sekali lagi mereka telah berpuas diri. Hari ini mereka menang, melihat kiri kanan, atribut alam melayang-layang, fasilitas umum seolah berteriak, JANGAN, Aku Tidak Salah Apa-Apa.... Atlet panahan muncul dimana-mana, entah kapan mereka latihan, rupanya ia sangat mahir memainkannya.

Bahkan, oknum ilmuan yang salah fungsikan keahlian merakitnya, hingga mereka yang pura-pura feminim disaat kondisi tengah tak bersahabat, mereka tetap seolah sahabat yang baik.

Sungguh, sebuah ilusi drama yang indah, hanya saja sutradaranya kurang pandai dalam menulis naskah, akibatnya kadang aktornyalah yang disalahkan.

Siapa sangka, semua terjadi begitu saja, ada alur ada gerbong dan ada waktu kapan itu dihentikan.

Mereka yang tidak tau apa-apa, mereka sedang berjuang mengasah otak sesuai bidang ilmunya, Dan, mereka mulai terusik. Mereka sesekali kadang memikirkan, mungkin inilah yang sulit untuk dipahami. Tapi sulit atau tidak, mereka tidak menerima hal seperti ini. Mereka tetap belajar sementara film masih berlangsung. Film dengan naskah dan kameramen yang tertata dengan baik.

Dan, siapa yang akan disalahkan? Pembuat naskah? Aktor? Figuran? Atau mereka yang terlalu cepat berjuang mencari identitas yang baik?

Aku dan saya juga kurang paham, hanya saja paling tidak saya mengajak anda, anda dan kamu untuk bertindak atas dasar prakarsa bermanfaat atau tidak.

Bermanfaat yang disifatnya positif (jangan sampai di plesetkan lagi kan?)

Saya rasa anda paham, sesekali orang tua anda bilang kamu sudah tua, besar dan dewasa nak. Kamu tau mana yang baik dan mana yang buruk, saya yakin kamu bisa melakukan yang terbaik buat dirimu dan orang sekitarmu.

Tawuran = Baik
Prestasi = Buruk

(Melihat pas bunga yang cantik, bisa dinilai dari berbagai sudut).






Thursday, 22 December 2016

Telolet : Lalulintas Sampah

Permasalahan sangat banyak kita jumpai pada proses pengolahan limbah, baik itu limbah skala kecil terlebih lagi skala besar. Menurut perkiraan dari Badan Pusat Statistik (PBS) jumlah sampah pada tahun 2020 di 384 kota di Indonesia mencapai 80.235,87 ton tiap hari. Dari sampah yang dihasilkan tersebut diperkirakan sebesar 4,2% akan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sebanyak 37,6% dibakar, dibuang ke sungai sebesar 4,9% dan tidak tertangani sekitar 53,3%. Dari sekitar 53,3% sampah yang tidak ditangani dibuang dengan cara tidak saniter. Sehingga besar dapat disimpulkan bahwa setengah dari produksi sampah setiap hari dibuang tidak pada tempatnya, dengan kata lain dibuang sembarag tempat dan tidak teratur. Namun tidak Cuma itu, bahkan National Urban Development Srtategy (NUDS) tahun 2003 menyatakan bahwa rata – rata volume sampah yang dihasilkan per orang sekitar 0,5 – 0,6 kg/hari.

Sulitnya mendapatkan sampah tempat sampah adalah penyebab utama banyaknya volume sampah yang tidak dibuang pada tempatnya, hal itu terbukti di beberapa kota, contohnya saja di kota makassar. Hampir disetiap jalan raya atau lorong sekalipun tidak ada tempat sampah. Bahkan jika ada, tempat sampah tersebut tidak dapat dijangkau oleh pengendara ataupun warga setempat dengan akses yang mudah. Menurut hasil wawancara dan observasi penulis dibeberapa lorong kota makassar, hanya dari mereka yang telah lama tinggal disekitar area tersebut yang tahu tempat sampah. Sehingga mereka yang baru saja berdomisili atau bahkan hanya menyewa rumah atau sebagai pendatang yang berkunjung ke keluarganya akan merasa sulit ketika mencari dan ingin membuah sampah pada tempatnya.

Posisi tempat sampah yang terbilang masih sangat kurang diketahui masayarakat menjadi permasalahan yang sangat penting. Selain itu, ketika membuang sampah pada tempanya juga masih sangat minim pengetahuan dalam hal membedakan mana sebagai sampah organik ataupun an-organik. Hal itu hanya di akibatkan dari faktor nama tempat sampah tersebut yang terbilang sangat ilmiah dan kurang dipahami masyarakat awam dalam hal penamaan tempat sampah yang terpisah.

Masalah-masalah yang sangat klasik dan terbilang sangat sederhana dan mudah untuk diatasi seyogyanya merupakan hal yang biasa saja bagi kebanyakan orang, akan tetapi nilai kesadaran dan perhatian ataupun peringatan yang sangat kurang, yang dapat mendorong nilai-nilai tersebut untuk berkembang serta sadar akan pentingnya sebuah limbah diolah agar tidak merusak lingkungan. Namun hal yang sepel tersebutlah yang dapat merusak moral anak kedepannya dalam hal pengolahan limbah dan terlebih lagi dampak negatif yang akan dihasilkan untuk lingkungan.

Beranjak dari berbagai permasalahan tersebut, maka solusi yang dapat diberikan adalah adanya tempat sampah dijalan dimanapun kita berada, sehingga ketika kita ingin membuang sampah di jalanan akan ada tempat yang telah disediakan yang siap dan bisa dipakai selama 24 jam. Sehingga perlu adanya sebuah inovasi tempat sampah yang memiliki posisi strategis dan seseorang tau dimana harus membuang sampah sesuai jenis sampahnya. Inovasi tersebut diberi nama “Lalulintas Sampah”.

Lalulintas sampah merupakan sebuah rambu-rambu tempat pembuangan sampah yang ada disetiap jalan raya dan lorong setiap kota yang ada di Indonesia tanpa mengganggu pengguna jalan. Konsep program tersebut disandingkan dengan rambu-rambu lalulintas yang ada di perhentian jalan (lampu merah), jalan masuk loroang, ujung lorong, belokan, perempatan dan tempat-tempat lainnya yang dianggap kerap menjadi pemberhetian pengguna jalan baik yang berkendara maupun yang berjalan kaki.

Rambu-rambu sampah tersebut di pasang dan dengan adanya sebuah tanda nama untuk mempermudah pengguna dalam membuang sampahnya. Misalnya disebuah ajalan raya, pada ujungnya terdapat perampatan jalan dan semua pengguna jalanan harus berhenti ketika lampu merah menyala. Disetiap sudut lampu merah tersebut ada tempat sampah lengkap dengan nama yang mudah dipahami, selain itu sebelum mencapai tempat pemberhentian tersebut, ada pembertihuan atau semacam tanda yang memberitahukan bahwa 30 atau 40 meter ada tempat sampah yang siap digunakan. Sehingga disetiap pemberhentian ini nantinya rambu nama sebelum menggapai tempat tersebut dan setelah berada disekitar area tersebut.

Sehingga dengan adanya inovasi ini seseorang yang akan membuang sampah tidak ada alsan lgitidak mngetahui posisi tempat sampah dimana dan jenis smpah yang akan dibuan berjenis apa. akan tetapi semuanya sudah tau dengan rambu lalulintas sampah tersebut. Program ini nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah dalam menanggulangi sampah yangdibuang dengan cara tidak saniter, karena membuang sampah pada tempatnya adalah salah satu cara yang dilakukan untuk mengabdi untuk alam semesta, untuk bumi tercinta.

Referensi
Badan Pusat Statistik, 2013
National Urban Development Srtategy (NUDS), 2003

Thursday, 10 November 2016

Multimedia Pendidikan : Kumpulan Tugas


Berikut merupakan tugas mata kuliah Multimedia Pendidikan, materi ini menyangkut tugas-tugas yang berkaitan dengan Multimedia Pendidikan.

Download file lengkap disini
JIka laman tidak muncul, komentar dengan melampirkan e-mail pada kolom komentar untuk dikirimkan filenya.

Kecerdasan Buatan


Berikut merupakan tugas mata kuliah Kecerdasan Buatan, tugas ini menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan materi Kecerdasan Buatan.

Download file lengkap disini
JIka laman tidak muncul, komentar dengan melampirkan e-mail pada kolom komentar untuk dikirimkan filenya.

Evaluasi Pendidikan : Tugas Besar


Berikut merupakan tugas mata kuliah evaluasi pendidikan, tugas ini menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan Tugas Evaluasi Pendidikan.

Download file lengkap disini
Jika laman tidak muncul,komentar dengan melampirkan e-mail  pada kolom komentar untuk dikirimkan filenya.

Analisis Desain Sistem Informasi : Tugas Besar


Berikut merupakan tugas yang diberikan dalam menganalisis sebuah sistem informasi, tugas ini menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan Tugas Besar Analisis Desain Sistem Informasi.

Download file lengkap disini
Jika laman tidak muncul,komentar dengan melampirkan e-mail  pada kolom komentar untuk dikirimkan filenya.

Monday, 7 November 2016

SiVION : Tanda Tangan Digital

Perkembangan teknologi informasi berkembang sangat pesat, berbagai bidang kini dapat di akses melalui teknologi yang yang canggih dimasa kini, teknologi masa kini ini menjadi trend dalam melakukan berbagai aktifitas sehari-hari atau lebih sering dikenal dengan sapaan si "internet".

Internet ini tidak asing lagi terdengar di telinga kita sejak abad 20, ia tumbuh dan berkembang dengan begitu cepat. Ia menawarkan berbagai kemudahan dalam mengerjakan sebuah pekerjaan individu ataupun sekolompok individu. Selain itu, cara mengoperasikan si "internet" ini sangat mudah, kalau dahulu hanya mampu dioperasikan melalui komputer, sekarang si internet ini dapat di operasikan melalui telepon pintar yang bisa dibawa kemana-mana.

Salah satu permasalahan yang sering menghambat pekerjaan atau berkas administrasi lainnya adalah tanda tangan.
Tanda tangan ini sering dikeluhkan oleh individu yang membutuhkannya, contoh kasus, misalnya seorang mahasiswa yang ingin ujian akhir/skripsi untuk mendapat gelar sarjana butuh banyak tanda tangan, dari guru pembimbing, ketua prodi, ketua jurusan dan penguji yang bersedia menjadi penguji di ujian akhir nantinya.

Mahasiswa ini setiap hari di pagi hari datang ke kampus dengan niat mendapat tanda tangan dari dosennya yang untuk mengikuti ujian akhir, namun dosennya ini tengah sibuk dengan berbagai urusan. Anggaplah dosennya tengah mengikuti pengabdian masyarakat di luar daerah yang jauh dari kampus. Oleh karena itu, mahasiswa ini harus pulang dan menunggu dosennya kembali, padahal rencana untuk ujian akhir sudah tersusun dengan sangat baik, sebelum dan setelah ujian akhir telah dibuat daftar-daftar yang akan dilakukannnya.

Namun, karena terkendala "tanda tangan" maka semua jadwal yang telah disusun berantakan tidak sesuai dengan harapan. Contoh kasus ini adalah contoh kecil dalam permasalahan dalam dunia kampus, bagaimana dengan dunia pemerintahan? Kesehatan? Dan sebagainya.

Nah, sekarang pemerintah melirik permasalahan ini sebagai permasalan yang cukup penting. Hari ini (08/11/16) tepatnya di Grand Clarion Makassar, KOMINFO menyuarakan tentang tanda tangan yang sifatnya dapat diakses dan diverifikasi di SiVION (Sistem Verifikasi Identitas Online Nasional) yang di sebut "Tanda Tangan Digital". Untuk daftar tanda tangan digital silahkan klik disini.

Tanda tangan digital ini dapat memecahakam permasalahan yang dialami mahasiswa diatas, jika saja dosennya sedang berada di luar daerah maka tanda tangannya dapat dilakukan secara online walaupun dari jarak yang berjauhan.

Tanda tangan digital ini menurut saya meruapakan sebuah generasi teknologi informasi yang cukup bagus dan sangat dibutuhkan masyarakat dalam mengembangkan dan mempermudah berbagai pekerjaan administratif.

Jadi? Sekarang sisa bagaimana kita menjadi pengguna teknologi informasi yang baik dan sehat, menggunakan IT untuk kepentingan dan kemaslahatan orang banyak.

Sebab, dunia IT sangat besar dan luas sehingga akan sangat tinggi peluang terjadinya kejahatan dalam dunia teknologi informasi.

Ayo, sekarang siapa saja bisa dapatkan tanda tangan digital dengan mengakses dan mendaftar disini

Seminar Tanda Tangan Digital oleh KOMINFO
08 November 2016

Random News

Powered by Blogger.

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Sub menu section

Find Us On Facebook

Video Of Day

Text Widget

Contact Us

Name

Email *

Message *

Followers

Follow Me

Follow Us

Flickr Images

Page

 

© 2013 Yaya Nouht. All rights resevered. Designed by Templateism | Blogger Templates

Back To Top